Gambaran Pengetahuan, Metode, Tempat dan Pemberi Layanan Kontrasepsi Keluarga Berencana Pasca Persalinan pada Ibu Nifas

Authors

  • Ni Kadek Winarini Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Ni Made Dwi Purnamayanti Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Asep Arifin Senjaya Poltekkes Kemenkes Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.35890/jkdh.v14i2.415

Keywords:

Knowledge, postpartum family planning, postpartum mothers

Abstract

Latar Belakang: Alat kontrasepsi pasca persalinan adalah pemanfaatan atau penggunaan alat kontrasepsi langsung setelah melahirkan sampai 6 minggu atau 42 hari masa nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, metode, tempat dan pemberi layanan kontrasepsi KB pasca persalinan pada ibu nifas di wilayah Kecamatan Pekutatan pada tahun 2025. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Besar sampel 67 responden ibu nifas. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang bisa membaca dan menulis. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pekutatan mulai tanggal 24 April 2025 – 12 Mei 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penggunaan kontrasepsi pasca persalinan oleh ibu nifas. Hasil penelitian 59,7% responden memiliki pengetahuan kategori cukup; 23,9% menggunakan alat kontrasepsi pasca persalinan suntik dan kondom; 55,2% mendapat layanan di Puskesmas; 82,1% kontasepsi dilayani oleh bidan. Simpulan sebagian besar ibu nifas di Kecamatan Pekutatan memiliki pengetahuan dalam kategori cukup; sebagian besar menggunakan alat kontrasepsi pasca persalinan suntik dan kondom; sebagian besar tempat layanan kontrasepsi KB pasca persalinan yang lebih banyak dilayani di Puskesmas; dan sebagian besar pemberi layanan kontrasepsi KB pasca persalinan adalah bidan. Saran : kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan kualitas konseling KB pasca salin dan ibu nifas menggunakan metode KB pasca salin.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Ni Made Dwi Purnamayanti, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Mohon segera direview

Asep Arifin Senjaya, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Mohon segera direview

References

1. Ahmad, M., Patmahwati, P., Arifuddin, S., & Islam, A. A. (2021). Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Melalui Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil dan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Abdidas

2. Anggraini, D. D., Hapsari, W., Hutabarat, J., Nardina, E. A., Sinaga, L. R. V., Sitorus, S., Azizah, N., Argaheni, N. B., Wahyuni, Samaria, D., & Hutomo, C.

3. S. (2021). Pelayanan Kontrasepsi. Yayasan Kita Menulis.

4. BKKBN. (2020). Peraturan Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia Nonor 18 Tahun 2020 Tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan. BKKBN

5. Brahmana, I. B. (2021). Pengenalan dan Pemahaman KB Pasca Persalinan sebagai Upaya Peningkatan Cakupan Keluarga Berencana. JPMB: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter, 4(2), 179–186.

6. Farahan, N. (2016). Gambran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Alat Komtrasepsi Pada Wanita Usia Subur Dan Dukungan Petugas Di Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Bali Tahun 2014. E-Jurnal Medika Udayana.

7. Hidayati UN, Susanti N, Harningtyas S. (2024). Eksplorasi pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam perencanaan alat kontrasepsi dalam rahim pasca persalinan: studi cross-sectional. Haga Journal of Public Health.

8. Kemenkes RI. (2014). Pedoman Manajemen Pelayanan Keluarga Berencana. Kemenkes RI.

9. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2015). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi kedua, Jakarta

10. Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

11. Khotimah, T. K. (2020). Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Terpadu Melinting Lampung TImur. IAIN Metro.

12. Mahmudah, M., Istiqamah, I., Noval, N., & Friscila, I. (2023). Pengaruh Budaya Akseptor KB terhadap Penggunaan KB IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Paringin Tahun 2022. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan.

13. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Pinem, S. (2009). Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Trans Info Media.Poltekkes Denpasar. (2025). Buku Petunjuk Praktikum Penyusunan Skripsi. Politeknik Kesehatan Denpasar.

14. Potter, N. N., dan Hotchkiss, J. H. (2012). Food Science. Chapman and Hall. Prawirohardjo, S. (2005). Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka.

15. Priadana, S., dan Sunarsi, D., (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Tangerang : Pascal Books

16. Putri, N. R., Wahyuni, S., Megasari, A. L., Muyassaroh, Y., Petralina, B., Kartikasari, M. N. D., & Argaheni, N. B. (2022). Pelayanan Keluarga Berencana. PT. Global Eksekutif Teknologi.

17. Ruhanah, Nurlathifah, Hateriah. 2024. Korelasi Pendidikan dan Konseling KB Saat Hamil dengan Penggunaan KB Pasca Salin Pada Ibu Nifas di Puskesmas Paringin Selatan. JRIK : Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(1), 93-105.

18. Saifuddin, A. B. (2006). Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Yayasan Bina Saifuddin, A. B. (2013). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. PT. Bina Pustaka.

19. Saifuddin, A. B. (2014). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Noeonatal. Yayasan Bina Pustaka.

20. Sitorus, F. M., dan Siahaan, J. M. (2018). Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan Dalam Upaya Mendukung Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 3(2), 114– 119.

21. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Zainuddin, M. (2014). Metodologi Penelitian Kefarmasian Edisi 2. Airlangga. University Press.

22. Zulfikar, R., Sari, F. P., Fatmayati, A., Wandini, K., Haryati, T., Jumini, S., Nurjanah, Annisa, S., Kusumawardhani, O. B., Mutiah, R., Linggi, A. I., & Fadilah, H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif (Teori, Metode dan Praktik). Widina Media Utama.

Downloads

Published

2025-11-13

How to Cite

Winarini, N. K., Purnamayanti, N. M. D., & Senjaya, A. A. (2025). Gambaran Pengetahuan, Metode, Tempat dan Pemberi Layanan Kontrasepsi Keluarga Berencana Pasca Persalinan pada Ibu Nifas . JURNAL KEBIDANAN, 14(2). https://doi.org/10.35890/jkdh.v14i2.415